Why Can't You Love Me?

Why Can't You Love Me?

  • WpView
    Reads 28,179
  • WpVote
    Votes 2,839
  • WpPart
    Parts 89
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 15, 2026
Irene dan Suho adalah dua manusia yang dipaksa dunia untuk selalu tampak tegar-pemimpin, teladan, simbol yang tak boleh goyah. Mereka terbiasa menelan luka tanpa suara. Tetapi ketika perasaan itu datang, merayap perlahan dan mengikat erat tanpa mereka sadari, mereka tidak punya tempat untuk berlari. Cinta mereka tidak pernah lahir dari momen manis yang sederhana. Tidak pernah semudah saling menyapa, jatuh hati, lalu hidup bahagia. Cinta itu tumbuh di antara dinding-dinding ketakutan, rahasia yang ditimbun dalam diam, dan tatapan yang harus disembunyikan dari ratusan pasang mata. Namun malam itu-malam ketika semua batas yang mereka jaga pecah-mereka akhirnya menyadari satu hal yang selama ini tidak pernah mereka akui. Bahwa jiwa mereka telah saling memilih, jauh sebelum mereka berani melakukannya. Di antara ancaman perusahaan, tatapan publik, dan ketidakpastian masa depan, yang tersisa hanyalah dua hati yang berusaha tetap saling menggenggam dalam gelap. Meski mereka tahu dunia tidak akan pernah mempermudah jalan mereka. (Rate Usia: 21+) HARAP BIJAK SAAT MEMBACA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa (Hiatus)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines