Namaku Lala. Di SMA, duniaku sesederhana sahabatku, Dila. Dila adalah mentari, pusat dari galaksi pertemanan yang luas, sementara aku hanyalah planet kecil yang setia mengorbitnya. Orang bilang kami mirip, tapi nyatanya aku hanya bayang-bayang dari semua hal yang aku inginkan: populer, percaya diri, dan mudah dicintai.
Bagi Lala, masa SMA adalah tentang belajar dan menghabiskan waktu bersama sahabatnya, Dila. Semuanya terasa biasa saja, sampai Kevin, si biang onar kelas, memutuskan untuk menjadikan Lala target keisengan utamanya. Setiap hari, ada saja ulahnya: meledek tulisannya yang seperti cakar ayam, tiba-tiba duduk di sebelahnya, atau sekadar mengganggunya tanpa alasan.
Lala membenci setiap detik perhatian yang diberikan Kevin. Namun, tanpa ia sadari, kebencian itu perlahan berubah menjadi debaran aneh di hatinya. Kehadiran Kevin yang merecoki hidupnya justru menjadi warna yang paling ia tunggu setiap hari. Di saat Lala mulai menerima perasaannya, sebuah kenyataan pahit menamparnya. Laki-laki yang diam-diam ia sukai itu ternyata adalah milik sahabatnya sendiri. Kini, yang tersisa hanyalah kenangan dan penyesalan, mengapa dulu ia selalu ketus pada seseorang yang ternyata menjadi bagian terpenting dalam album kenangan SMA-nya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang