Tasbih Darah Hayba ( TERBIT )

Tasbih Darah Hayba ( TERBIT )

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 16, 2025
Antara mengenal cinta dan perjuangan, keduanya sama sama berat, Gulzar seorang pribumi yang mempertahankan keimanan demi membela tanah kelahirannya palestina dari penjajah Israel itu harus sukarela di gelandang ke dalam penjara bawah tanah milik zionist, ia terdeteksi sebagai provokator dalam pembelaan melawan penindasan rakyat Gaza. parahnya ia juga di tuduh sebagai salah satu anggota brigade Hamas yakni sekelompok anggota teroris menurut pandangan IDF zionist, namun nyatanya Hamas lah yang selama ini mati Matian berjuang di Medan tempur demi merebut kembali kemerdekaan Palestina. suatu hari, Hayba gadis asal indonesia yang berprofesi sebagai dokter relawan di jalur Gaza ikut menjadi sasaran penculikan oleh pasukan tentara Israel laknatullah. Hayba pun ikut di kurung di dalam jeruji besi bersama Gulzar, mereka berada dalam satu ruang penjara yang begitu pengap dan jauh dari kata layak, mereka berdua di siksa secara bergantian, bahkan Gulzar di paksa telanjang di depan Hayba yang sangat menjaga pandangannya dari hal kotor dan yang di haramkan agama. " buka celanamu !" teriak salah satu tentara IDF tentu pria shalih itu menolak dengan keras, kaki dan tangan Gulzar di ikat dengan sangat kuat, begitu pun dengan Hayba, ia juga tak luput dari penyiksaan para penjajah laknatullah. " hei, kau juga ! buka jilbab dan cadarmu !" tentara Israel itu selalu membawa senjata, mereka menodongkan senapan ke arah Hayba dan Gulzar jika keduanya tidak mematuhi perintah. " cepat ! buka celanamu dan kau juga, buka jilbab dan cadarmu !" mereka berbahasa Ibrani, Gulzar dan Hayba sama sama tidak mengerti, mereka hanya bisa menggelengkan kepala, tanpa mengetahui arti dari ucapan si tentara zionist. " apa yang dia katakan?" Hayba menoleh ke arah Gulzar. " entahlah, saya pun tidak mengerti bahasa mereka" tentara itu tiba tiba saja spontan melepas jilbab dan cadar Hayba. tentu gadis itu menjerit, jilbab dan cadarnya adalah simbolis keteguhan iman nya dalam menjalankan syariat Islam.
All Rights Reserved
#246
romansaislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Match![On Going]
  • Antara Cinta Dan Sahabat (Kevin Sanjaya Sukamuljo)
  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • Penantian Terindah [COMPLETED]
  • Bidadari Surga 2 (Tamat)
  • Love In Adventure
  • Takdir & Doa
  • ASHA (SELESAI)
  • Dulu Aku Pengagum Sekarang Aku Istrimu
  • JORSLLY GOES TO HALAL ITALY

Bagi Kiran menjalani hidup tidaklah mudah. Bahkan, jika saja ada ajang "Adu Nasib", Kiran yakin seribu persen bahwa dia akan menang. Bagaimana tidak? Diumur 24 tahun, seorang Kirana Dafhina sudah berstatus Janda Perawan dan mendedikasikan hidup untuk ibunya yang memiliki gangguan jiwa. Setiap hari Kiran dipaksa untuk tetap "waras" demi menjalani hidupnya yang penuh kegilaan. Tak ada ruang bahagia, Kiran sadar akan itu. Bahagia tak lagi masuk ke dalam list hidup Kiran. Melainkan sudah berganti menjadi bagaimana cara agar ia tetap bisa bertahan. Namun, ditengah peliknya hidup yang ia jalani. Tuhan mempertemukannya dengan Arsa Diraya. Perawat rumah sakit jiwa yang entah sejak kapan membuat Kiran kembali berani berharap. Ah, sial. Jangan bilang Kiran jatuh cinta. Ia takut, takut menjadi gila untuk bahagia yang ia damba. "Saya cuma... saya cuma mau kamu tau saya ada di sini. Kalau kamu butuh sandaran, saya ada. Kalau kamu cuma mau didengarkan, saya ada. Kalau kamu takut, saya enggak akan pergi. Karena yang perlu kamu tau, kamu enggak harus kuat sendirian buat saya cinta." - Arsa Diraya ---- Publish : Juli 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines