Kumpulan puisi ini lahir saat malam perlahan datang - ketika angin membawa sisa-sisa hari dan membiarkannya larut bersama gelap kemudian dunia mulai beristirahat.
Di antara sunyi itu, tersimpan harapan, doa, rasa sakit, hingga pertarungan batin yang menuntun pada penerimaan. Malam mungkin membawa damai bagi banyak orang, tapi bagiku, ia menjadi ruang paling jujur - tempat segala rasa berbisik tanpa henti. Dan saat dunia tertidur, hanya puisilah yang mampu menenangkan riuh di dalam kepala.
Semoga setiap baitnya dapat menjadi teman bagi malammu - menenangkan hati yang gelisah, dan mengajarkanmu untuk menikmati malam sebagaimana aku belajar menikmatinya.
All Rights Reserved