Di sebuah desa kecil menjelang Idulfitri, Tuti menjalani pagi seperti biasa-shalat subuh di mushola, menanak nasi di dapur, lalu bersiap ke sawah untuk tandur.
Namun di balik ketegaran dan senyum sabarnya, ia menyimpan rindu dan luka pada suami yang setahun tak pulang dari perantauan.
Ejekan para tetangga tentang suaminya yang mungkin tak setia, hanya ia jawab dengan diam dan doa. Hingga siang itu, kabar dari Jakarta datang-membawa berita yang tak pernah ia siap dengar: Tresno, lelaki yang dicintainya, telah pergi untuk selamanya dan dimakamkan jauh di Madinah.
Sebuah kisah sederhana tentang kesetiaan, kehilangan, dan kekuatan hati seorang perempuan desa yang belajar menerima takdir dengan lapang dada.
Bantu promosi in di apk lain yauu🎉
Damian Valesco Smith, sang tokoh utama yang seharusnya terobsesi pada Syakila, mulai menunjukkan perhatian yang tidak wajar pada Elio. Tatapan dingin Damian berubah menjadi sesuatu yang intens, senyuman manis menjadi bayangan obsesi yang menyeramkan.
"You're always mine," bisik Damian dengan penuh keyakinan.
"Kata siapa?" jawab Elio dengan wajah bingung.
"Kata aku barusan," balas Damian tanpa ragu.
Elio mengernyit bingung. Masa iya, seorang bocah berusia delapan tahun bisa mengungkapkan kata-kata seperti itu? Dan untuk siapa, kalau bukan untuk dirinya?
Bahkan cerita novel belum di mulai.
Elio harus apa?