Ledger

Ledger

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 17, 2025
WpInfo
Fiksi
Misteri
Tak semua catatan bisa diaudit. Tak semua kematian bisa dijustifikasi. Di siang hari, Elang Wiraatmadja adalah kepala divisi keuangan yang disegani-efisien, elegan, dan penuh kendali. Namun, ketika lampu kantor mulai padam dan gedung-gedung tinggi berhenti bergemuruh, Elang menjadi sesuatu yang lain. Satu demi satu, nama-nama 'manusia suci' lenyap secara misterius. Beberapa jasad ditemukan dalam kondisi mengerikan. Semua tampak acak. Tapi tidak di matanya. Karena Elang punya ledger sendiri-bukan soal uang, melainkan darah dan keadilan versinya. Tapi sampai kapan rahasia bisa tetap rapi dalam barisan kalimat?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bound to Him
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan