Sepasang Mata di Pesta Dansa

Sepasang Mata di Pesta Dansa

  • WpView
    Lectures 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., déc. 12, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di ambang perpisahan yang tak terhindarkan, ia menitipkan seluruh ingatannya pada sepasang mata terindah yang pernah ia temui. Namun, garis nasib kejam membentang, merenggut semua angan yang telah dirajut. "Bila kelak jasadku lebur," bisiknya pada semesta, "adakah kehidupan yang sudi menghadiahiku sepasang pandangan seindah itu lagi?" Perpisahan itu diukir oleh keindahan yang menyakitkan. Untuk kali terakhir, ia mencuri pandang, menyimpan eloknya sepasang mata itu sebagai bekal. Takdir telah memutus tali angan, meninggalkannya dalam kegelapan yang pekat. Kematian hanyalah awal dari pertanyaan: Mungkinkah di antara jutaan reinkarnasi, ia akan menemukan kembali kemurnian dan keindahan yang sama? Ikuti perjalanan jiwa yang merindukan, melintasi batas waktu dan dimensi, hanya demi menemukan kembali sepasang pandangan yang menjadi rumah bagi jiwanya.
Tous Droits Réservés
#256
malam
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu