Seven Beats to Death

Seven Beats to Death

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 17, 2025
Mereka menari bersama, tertawa bersama, dan bermimpi di panggung yang sama. Midnight Crew - tujuh belas penari dengan ambisi besar untuk memenangkan lomba dance terbesar tahun ini. Awalnya hanya tentang latihan, cinta, dan mimpi masa muda. Tapi perlahan, tawa berubah menjadi tatapan curiga, langkah tarian menjadi persaingan yang membara, dan cinta berubah menjadi alasan untuk membenci. Hingga suatu malam, tepat pukul 23.00, salah satu dari mereka tidak pernah pulang. Satu kematian yang dianggap kecelakaan... tapi mereka tahu itu bukan. Di balik musik dan cahaya, ada rahasia yang menari di antara mereka. Dan semakin dekat hari perlombaan, semakin sulit membedakan - siapa teman, siapa pesaing, dan siapa yang diam-diam mengatur akhir dari pertunjukan ini.
All Rights Reserved
#474
leehan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Fraktal Rahasia
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines