Strip Me of Everything

Strip Me of Everything

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 18, 2025
Léxie, seorang wanita yang hidupnya tampak sempurna, harus menghadapi mimpi buruk terburuknya dalam Strip Me of Everything. Seorang wanita muncul entah dari mana, dengan senyum manis dan niat yang gelap, mulai menggerogoti kebahagiaan Léxie sedikit demi sedikit. Teman-teman yang dulu setia, kini lebih memilih berada di sisi wanita itu, terpesona oleh pesonanya yang palsu. Kekasih yang dulu mencintainya dengan tulus, kini meragukan Léxie, termakan oleh bisikan-bisikan jahat. Wanita itu tidak hanya merebut orang-orang terdekat Léxie, tetapi juga mencuri identitasnya, meniru gaya berpakaian, cara berbicara, bahkan minat dan hobinya. Namun, yang lebih menyakitkan adalah ketika wanita itu menyebarkan kebohongan tentang Léxie, menciptakan cerita-cerita palsu tentang keburukan dan kesalahan yang tidak pernah dilakukannya. Akibatnya, Léxie menjadi sasaran kebencian dan cemoohan, ditinggalkan oleh orang-orang yang dulu menyayanginya. Dalam Strip Me of Everything, kita akan menyaksikan perjuangan Léxie untuk membuktikan kebenaran, merebut kembali hidupnya, dan menemukan kembali dirinya yang hilang.
All Rights Reserved
#49
jealousy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines