DARK BLOOM (Hiatus)

DARK BLOOM (Hiatus)

  • WpView
    Membaca 35
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 24, 2025
Vania Miren Elviera tak pernah menyangka, hidupnya yang sederhana bisa berubah menjadi permainan berbahaya sejak ia bertemu Kaen Dravik Alexander-seorang pria dengan tatapan sedingin baja, namun menyimpan luka masa lalu yang tak pernah sembuh. Ia tampak sempurna di luar: pintar, tenang, dan misterius. Tapi di balik senyum tipis itu, tersembunyi jiwa yang retak, haus akan kendali dan... cinta. Sementara Vania, gadis dengan hati lembut yang selalu melihat kebaikan dalam segala hal, menjadi satu-satunya orang yang mampu menembus dinding Kaen-meski itu berarti menempatkan dirinya di ambang kehancuran. Namun, cinta yang lahir di antara kegelapan tak pernah sederhana. Saat masa lalu Kaen kembali untuk menghancurkan segalanya, Vania dipaksa memilih: tetap tinggal di sisi pria yang mungkin mencintainya... atau pria yang bisa membunuhnya. 🌹 "Cinta itu indah, sampai kau jatuh cinta pada seseorang yang tak bisa membedakan kasih sayang dan obsesi."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#243
obsessivelove
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Kembang Desa
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan