
Langit semakin membiru, mengoleskan lebih banyak sendu yang dirasakan Shava, air matanya tertahan, tangannya mencengkram handle gas dengan kecepatan tinggi. "Padahal gue sama Zara sama-sama makan nasi." BRUKKK!! Ia menatap langit saat semua orang mulai berkerumun, pikirannya kosong, bahkan ia tak merasakan sakit apapun sampai pandangannya mengelap. __ Matanya perlahan terbuka, tubuhnya terasa remuk. Ia melihat kamar yang ia tempati kosong "Gue di rumah sakit?" Gumamnya melihat sekeliling dengan penasaran. Pintu terbuka, menampilkan pria yang menjadi awal terbentuknya cerita panjang ini. COPY PASTE = KU BACOKTodos os Direitos Reservados
1 capítulo