Tepat pada momen sentuhan kasar itu, sesuatu yang tidak terduga terjadi.
Arlend, yang sedari tadi hanya berupa gumpalan lemah di trotoar, tiba-tiba mengeluarkan geraman kasar. Sisa-sisa tenaga dan harga diri yang dimilikinya melonjak.
Melihat Lea-seorang gadis yang tidak bersalah-diancam di depannya menjadi pemicu kemarahan yang eksplosif.
Dengan gerakan yang mengejutkan cepatnya, Arlend menerjang Riko yang lengah.
BUAGH!
Pukulan keras itu menghantam rahang Riko dengan kekuatan yang gila. Riko tersungkur ke aspal, kaget dan kesakitan.
Arlend tidak berhenti. Meskipun tubuhnya sakit luar biasa, ia bangkit sepenuhnya, berlutut di atas tubuh Riko yang jatuh, dan menghajarnya tanpa ampun.
Setiap pukulan adalah luapan amarah, sisa-sisa energi yang ia kumpulkan demi melindungi gadis itu.
"JANGAN PERNAH... SENTUH DIA!" teriak Arlend, suaranya parau namun penuh ancaman.
Anggota geng lainnya terkejut, beberapa di antaranya mundur sejenak, terkejut melihat korban mereka yang hampir mati kini berbalik menjadi mesin tempur yang brutal.
_______________________________________________
Cerita pertama
Jumat 17 Oktober 2025
Warning! Area khusus 21+🔞
Emily Lou Aster Hayes dihadapkan dengan dua pilihan, pertama pria dewasa, baik, mapan dan misterius. Yang kedua pria seumuran, egois, baik, juga mapan.
Pria pertama bernama Aeron Collins dan yang kedua Nathan Edison. Keduanya sama-sama tidak menyukai kopi berbanding terbalik dengan Emily yang pecinta semua jenis kopi. Asal tidak pahit, ia siap meminumnya.
Akankah kedua pria itu bisa meluluhkan hati Emily? Atau hanya menjadikannya sebagai mainan diatas ranjang kehangatan?
Yuks ikuti cerita ini, minthor jamin kelean tidak bosen karena menyajikan cerita yang beda dari cerita sebelumnya. Komedinya ada, sweet-nya ada, roller coaster-nya ada. Pokoknya bakal seru deh!