We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MAPLE
  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Tepat pada momen sentuhan kasar itu, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Arlend, yang sedari tadi hanya berupa gumpalan lemah di trotoar, tiba-tiba mengeluarkan geraman kasar. Sisa-sisa tenaga dan harga diri yang dimilikinya melonjak. Melihat Lea-seorang gadis yang tidak bersalah-diancam di depannya menjadi pemicu kemarahan yang eksplosif. Dengan gerakan yang mengejutkan cepatnya, Arlend menerjang Riko yang lengah. BUAGH! Pukulan keras itu menghantam rahang Riko dengan kekuatan yang gila. Riko tersungkur ke aspal, kaget dan kesakitan. Arlend tidak berhenti. Meskipun tubuhnya sakit luar biasa, ia bangkit sepenuhnya, berlutut di atas tubuh Riko yang jatuh, dan menghajarnya tanpa ampun. Setiap pukulan adalah luapan amarah, sisa-sisa energi yang ia kumpulkan demi melindungi gadis itu. "JANGAN PERNAH... SENTUH DIA!" teriak Arlend, suaranya parau namun penuh ancaman. Anggota geng lainnya terkejut, beberapa di antaranya mundur sejenak, terkejut melihat korban mereka yang hampir mati kini berbalik menjadi mesin tempur yang brutal. _______________________________________________ Cerita pertama Jumat 17 Oktober 2025
All Rights Reserved
#29
david
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines