Mohon bijak dalam membaca cerita ini, mengingat cerita mengandung unsur sex dan perselingkuhan.
Pastikan telah berusia diatas 21 tahun.
Kisah ini berpusat pada Ghani, seorang pria berusia 40 tahun yang hidup dalam pernikahan yang tampak bahagia dengan Arin, istrinya. Meski memiliki kehidupan rumah tangga yang intim dan memuaskan, Ghani digoda oleh rekan kerjanya, Arif, untuk mencoba "pengalaman baru" di sebuah spa bermoral longgar dengan dalih menghilangkan kebosanan.
Ghani mengalami pergolakan batin yang hebat.Di satu sisi, ia mencintai Arin yang setia dan selalu memuaskannya. Di sisi lain, rasa penasaran dan godaan untuk membuktikan daya tariknya pada wanita lain menggerogotinya. Bisikan Arif, "Biar gak bosan sama yang itu-itu aja," terus menghantuinya.
Akhirnya,Ghani menyerah dan pergi ke Spa Kenanga. Ia diterapi oleh seorang terapis cantik bernama Ismi. Pijatan yang awalnya profesional berubah menjadi hubungan seksual terselubung. Ghani terbuai dalam kenikmatan sesaat dan mengkhianati istrinya. Pengalaman dengan Ismi intens dan secara fisik memuaskan, bahkan membuatnya kagum pada tubuhnya sendiri.
Setelah klimaks tersebut,cerita diakhiri dengan dramatis ironis. Ismi bersikap seolah-olah tidak ada yang terjadi, kembali memijatnya dengan profesional. Namun, bagi Ghani, segalanya telah berubah. Ia menyadari bahwa ia telah melangkah masuk ke dalam "pintu neraka" yang ia takuti. Perasaan bersalah, hampa, dan penyesalan mulai menggerogotinya, sementara kehangatan tubuh wanita asing di kulitnya menjadi bukti nyata pengkhianatannya terhadap Arin yang sedang menunggu di rumah dengan setia.
Apakah ghani akan melanjutkan petualangan baru dengan wanita asing lainnya atau dia akan bertobat.... Setelah mencoba yang pertama....