Naufal Atmadja

Naufal Atmadja

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Awalnya hanya layar, sinyal, dan suara yang saling menyapa di antara jeda waktu setiap hari selalu berulang. Aku pernah berfikir bisa tidak nama yang dulu hanya muncul di notifikasi game, kini jadi bagian dari hidup nyataku ternyata bisa. Dua tahun kami saling menunggu dari balik koneksi yang kadang tak stabil lalu akhirnya, aku datang. Moment kita nyata kita berdua nyata,begitu juga dia. Tapi kisah ini bukan sekadar tentang pertemuan virtual yang jadi nyata. Ini tentang bagaimana sesuatu yang terasa semu, bisa benar-benar ada sampai waktu perlahan menguji segalanya. Di balik itu semua... Aku pernah menjadikannya rumah ternyaman,tempat di mana dunia terasa lebih tenang dan waktu berjalan sedikit lebih lambat. Kami tumbuh bersama, melewati jarak, tawa, juga diam yang panjang. Di antara semua hal yang perlahan berubah, aku selalu percaya bahwa beberapa perasaan tak perlu dijelaskan, cukup dirasakan. Tapi perlahan, aku mulai belajar bahwa cinta juga bisa berubah bentuk. Kadang tetap ada, tapi dengan cara yang berbeda. Mungkin sebab itu aku menulis tentangnya bukan untuk mengulang yang lalu, tapi untuk mengingat bahwa setiap pertemuan punya caranya sendiri untuk meninggalkan jejak. Naufal Atmadja adalah kisah tentang dua jiwa yang tumbuh beriringan,tentang rumah yang perlahan berubah arah,dan tentang seseorang yang masih mencoba memahami arti pulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines