ECHO: BOUNDLINE

ECHO: BOUNDLINE

  • WpView
    Reads 288
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2026
Cuma perasaan Kenzo saja, atau memang kenyataannya yang pahit? Katanya, guardian adalah makhluk penjaga. Tapi, entah mengapa Kenzo merasa sejak Kaeluna muncul di sisinya, hidup Kenzo yang semula tenang, justru perlahan mulai goyah. Kaeluna mulai takut, takut kalau ternyata cermin kehidupan Kenzo tidak berjalan semestinya. Takut jika bayangan di hidup Kenzo lebih gelap dari yang ia bayangkan. Takut jika kehadirannya sebagai guardian justru penyebab luka yang tak seharusnya ada. Di sisi lain, Kenzo bertanya-tanya, mengapa dia memiliki guardian jika keberadaan Kaeluna malah menghancurkan sebagian dari dirinya? Bukankah seharusnya seorang penjaga itu melindungi, bukan merusak? Keonho ft. Yunjin
All Rights Reserved
#570
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • I'm Not Just a Figuran
  • Save the Antagonist
  • PERIHELION
  • The Lost Cael
  • De Andere Weg
  • GALAKSI
  • NITI WADAH: Sang Titisan Barong
  • Halo Gus!!
  • Tsundere Maniak Susu

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines