Namaku Eleanor Beatrix, siswi SMA berusia tujuh belas tahun.
Hidupku sederhana dan biasa saja-hingga malam itu, ketika aku bertemu seorang pria dalam mimpiku.
Setiap malam, Eleanor Beatrix selalu dihantui oleh mimpi yang sama-mimpi yang terasa terlalu nyata untuk disebut sekadar bunga tidur. Di sana, dalam kabut tipis yang tak pernah sirna, berdiri seorang pria dengan matanya tertutup kain hitam. Ia memanggil namanya dengan suara tenang, dingin, tapi anehnya... lembut.
Pria itu menyebut dirinya Allen Raden Blaze, berumur dua puluh dua tahun, dan katanya-ia sedang koma di dunia nyata. Eleanor tidak tahu harus percaya atau tidak. Bagaimana bisa seseorang yang tak pernah ia kenal datang ke dalam mimpinya setiap malam, seolah terperangkap di sana, bersamanya?
Setiap pertemuan dalam mimpi membuat Eleanor diliputi rasa takut dan penasaran yang sama. Ia ingin menjauh, namun hatinya menolak. Ada sesuatu dalam tatapan kosong di balik kain hitam itu yang memanggilnya untuk tetap tinggal.
Hingga suatu pagi, setelah terbangun dengan jantung berdebar, Eleanor menemukan secarik kertas di atas meja belajarnya. Tulisan tangan asing tergores di sana:
"Jangan berhenti tidur. Aku hanya bisa bertahan jika kau tetap memimpikanku."
Sejak saat itu, tidur bukan lagi tempat untuk beristirahat bagi Eleanor Beatrix.
Melainkan pintu menuju misteri antara mimpi dan kenyataan-antara hidup dan kematian.
penasaran?? langsung baca ajaa yaaw!!
[cerita ini pure hasil imajinasi saya sendiri]
start: 20/9/25
[follow sebelum baca supaya tidak ketinggalan update, dan jangan lupa vote agar penulis bisa tambah semangat]
[🚫DILARANG PLAGIAT]