Langkah Menuju Langit

Langkah Menuju Langit

  • WpView
    Reads 277
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 5, 2026
Hidup di desa mengajarkan Naira Adistya Prameswari bahwa mimpi kadang terasa terlalu tinggi untuk digapai. Namun, apa salahnya bermimpi, kalau hatinya sendiri yakin ia bisa sampai ke sana? Di tengah malam yang sunyi, Naira berjanji pada dirinya sendiri, ia akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi, meski orang tuanya hanya buruh harian dan uang sekolah kadang harus menunggu gaji yang belum tentu datang. Ketika ayah dan ibunya ragu, bukan karena tak percaya, tetapi karena takut melihat anaknya kecewa, Naira justru semakin teguh. Ia mencari beasiswa, belajar sampai larut, menolak menyerah pada nasib. Lalu, datanglah kesempatan, universitas terbaik di Bandung membuka beasiswa penuh. Akan tetapi, jarak, biaya hidup, dan segala keterbatasan seakan jadi tembok yang sulit ditembus. Mampukah Naira membuktikan bahwa tekad dan doa bisa lebih kuat dari keadaan? Ataukah langit impiannya akan tetap terlihat jauh di atas sana? ••• Pict cover by Pinterest
All Rights Reserved
#3
sspsonglitnovella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Skyline Marriage
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • Heyu : Second Gear
  • Kamu Hanya Milikku
  • MORSE: POSSESSIVE EX

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines