Dari awal masuk SMA, Delara Maheswari sudah jatuh hati pada satu nama - Ilyan Avericio Alastra. Cowok yang terkenal cuek, pendiam, dan susah ditebak itu berhasil bikin Delara penasaran sejak masa MPLS. Meski pernah nekat confess, respon Ilyan datar banget. Kayak nggak ada rasa.
Tapi anehnya, cowok itu cuma dingin ke Delara.
Ke teman-teman lain? Ilyan bisa ketawa, ngobrol santai, bahkan sesekali bercanda.
Waktu berjalan, mereka naik ke kelas 11. Delara berusaha lupa, tapi susah. Sampai suatu hari kedatangan murid baru kelas 10 - Yosafat Aryendra Wibisana,
Awalnya Delara cuma iseng. Ngerasa Yosafat beda, apalagi pas dia ngeliat sisi kalem cowok itu yang bikin hati Delara sedikit bergetar lagi. Tapi... ternyata Yosafat juga punya sisi misterius. Friendly ke semua orang, kecuali ke Delara.
Kayak dejavu.
Namun lama kelamaan, entah karena terbiasa melihat Delara atau karena sesuatu yang Yosafat sendiri nggak ngerti, perlahan dia mulai tertarik. Sementara Delara, justru bingung - antara masa lalu yang belum selesai dan perasaan baru yang diam-diam tumbuh.
Sampai akhirnya, hal yang paling nggak pernah Delara sangka terjadi.
Ilyan-cowok yang dulu cuek dan seolah nggak peduli-mengaku bahwa sejak dulu, dia juga menyukai Delara.
Tapi waktu nggak pernah bisa diputar balik.
Kini Delara berdiri di antara dua perasaan:
Yang satu datang terlambat,
Yang satu datang di waktu yang tepat.
Namun... siapa yang sebenarnya harus ia pilih?
Alle Rechte vorbehalten