Enam tahun lalu, Salsabella dan Daren Alexander adalah sepasang kekasih yang saling mencintai. Namun, cinta mereka terhenti bukan karena hilangnya rasa, melainkan karena perbedaan keluarga. Salsabella dipaksa memilih antara keluarganya atau cintanya, dan akhirnya ia melepaskan Daren demi menjaga kehormatan orang tuanya.
Waktu berlalu. Salsabella kini bekerja di Batam, mencoba menjalani hidup dengan tenang, meski sesekali bayangan masa lalu masih menghantui. Tanpa disangka, Daren kembali ke Batam, bukan hanya untuk urusan pekerjaan, tapi untuk menuntaskan kisah cintanya yang belum selesai. Ia ingin menatap mata perempuan yang dulu ia cintai, dan menanyakan. mengapa semuanya harus berakhir begitu saja?
Pertemuan mereka diwarnai dengan kehangatan yang lama hilang, tetapi juga luka yang belum sembuh. Banyak dugaan dan ujian datang. perbedaan prinsip, kehadiran orang ketiga, bahkan campur tangan keluarga yang masih sama kerasnya. Hingga pada satu titik, pertengkaran besar memecahkan semua perasaan yang selama ini mereka pendam. Kata-kata tajam terucap, air mata kembali tumpah, dan keduanya harus memilih:
Apakah mereka akan mengulang kesalahan masa lalu, atau memperjuangkan cinta yang kini lebih matang?
Di akhir kisah, cinta Salsabella dan Daren akan diuji - bukan hanya oleh waktu, tapi oleh keberanian mereka untuk melawan takdir.
Apakah cinta pertama benar-benar tak pernah mati? Ataukah beberapa kisah memang ditakdirkan hanya untuk dikenang, bukan untuk dimiliki kembali?
"Kadang, yang pergi tak selalu hilang. Ia hanya menunggu waktu untuk pulang."
*note: campuran bahasa melayu dan bahasa indonesia dan juga unsur kasar bahasa atau apa pun*
All Rights Reserved