JAYANARA
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 2, 2025
Ayudia tidak pernah menganggap hidupnya mudah. Di rumah, ia hanya menjadi bayangan yang disalahkan atas segalanya. Hingga suatu hari, studi tour sekolah ke Museum Trowulan menjadi satu-satunya alasan baginya untuk bernapas sejenak-dan mungkin, menemukan jejak ayah kandung yang hilang dari hidupnya. Namun, kunjungan sederhana itu berubah menjadi awal perjalanan yang tak pernah ia bayangkan. Saat matanya terpaku pada artefak kuno berbentuk patung wanita yang menggenggam liontin melati - persis seperti miliknya - sebuah cahaya keemasan menariknya ke masa lalu. Di antara sejarah yang hidup, Ayudia terperangkap di masa Majapahit. Di sanalah ia harus menyingkap rahasia antara cinta, dendam, dan kutukan yang menautkan darahnya pada Raja Jayanegara. Liontin itu bukan sekadar peninggalan. Ia adalah jembatan antara dua takdir yang belum selesai.
All Rights Reserved
#5
parademenulis30hari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Perfect Antagonist (end)
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • MORGAN
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Terjebak Di Novel Psycopath

Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati? Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya. Terjebak dalam dosa yang tidak pernah di lakukan, Kenra harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines