[BL] Quick Transmigration: How the Host Kidnaps the Protagonist

[BL] Quick Transmigration: How the Host Kidnaps the Protagonist

  • WpView
    Reads 801
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 22, 2025
Chi Li, Sang Abadi Tertinggi vs. Protagonis Pria Jiang Yunhan (yang memiliki identitas alternatif). Chi Li, yang terdepan di antara para abadi yang telah hidup bertahun-tahun tak terhitung jumlahnya, sekali lagi secara tidak sengaja mengikatkan dirinya ke Sistem 997 dan mulai menjelajahi berbagai dunia kecil untuk menyelesaikan misi koreksi plot. Di sepanjang jalan, ia bertemu dengan pasangan Tao yang ditakdirkan untuknya, hanya untuk menemukan bahwa jiwa mereka tidak lengkap dan terus-menerus dihalangi oleh orang lain, tampaknya menyembunyikan banyak rahasia... Chi Li menatap Jiang Yunhan, yang mengenakan hoodie hitam dan kaus hitam, yang sedang menghajar para prajurit antarbintang di sekitarnya hingga jatuh, dan mengerucutkan bibirnya: "Sayang, kau punya banyak rahasia, ya?" Setelah ditemukan oleh Chi Li, Jiang Yunhan tidak lagi bersembunyi dan berjalan keluar. *Hanya untuk bacaan pribadi*
All Rights Reserved
#220
quicktransmigration
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines