Alea, pemilik toko bunga kecil bernama "Arua", hidup sederhana di kota kecil yang damai. Hidupnya berjalan tenang - mengurus pesanan bunga, menemani pelanggan bercerita tentang hidup mereka, dan menulis catatan kecil di setiap rangkaian yang ia kirim.
Ia tidak mencari cinta. Ia hanya ingin hidup biasa, setelah masa lalu yang ia tinggalkan di kota besar.
Suatu hari, Rei, arsitek muda dari Jakarta, datang ke kota itu untuk mengawasi pembangunan galeri seni di seberang toko Alea. Ia tipe orang yang tampak serius, agak kaku, dan tidak terbiasa dengan kehidupan "pelan" di kota kecil. Setiap pagi, ia lewat di depan toko Arua, awalnya hanya untuk membeli kopi di sebelahnya-sampai akhirnya ia mulai mampir hanya untuk... "melihat bunga-bunga itu".
Hubungan mereka tumbuh perlahan. Bukan cinta pada pandangan pertama, tapi perasaan yang tumbuh dari kebersamaan kecil. Mereka saling mengamati tanpa sadar bahwa kebiasaan itu sudah menjadi kebutuhan.
Namun, perlahan muncul celah aneh: Rei tampak tahu terlalu banyak hal tentang masa lalu Alea-tentang proyek lama, tentang nama seseorang yang tak pernah ia ceritakan. Dan semua kedekatan yang tampak tulus itu... mungkin awalnya bukan kebetulan.
Rei tak lagi bisa memisahkan mana dendam, mana perasaan yang tumbuh karena terbiasa.
Ia datang untuk membalas, tapi menemukan bahwa Alea bukan orang yang ia bayangkan.
Alea, dengan segala kesederhanaannya, justru memberi ruang bagi Rei untuk melihat kembali apa arti kehilangan.
Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit.
Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara.
Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare.
Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak lima jam di dalam lift bersama Mr. Komrad.
Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya.
Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?