rian kecil

rian kecil

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 2, 2025
. "Pasti baju bekas kuning gitu," Brian mencubitnya. "Lihat sepatu pakai tali," vino menunjuk sepatu." Belinya kayak Kita - kita," Evan menunjuk barang mereka semua pada baru. "Orang miskin mana bisa beli yang baru lah," celetuk Brian. "Lahir dari orang tua kaya raya biar bisa hidup mewah," timpal vino dengan begitu sombongnya. Sudah cukup Mereka semua menghina Rian, selama inikan selalu diam mendengar ucapan kesombongan keluar dari mulut mereka bertiga. Sekarang sudah terlalu menghina orang tua, setiap anak tidak dapat memiliki ke lahir di dunia dengan orang tuanya seperti apakah. Jadi hidup selalu bersyukur dengan nikmat Allah yang telah kasih bukan menyombongkan diri. "Bisa tidak usah bawah orang tua, aku bersyukur hidup dengan kesederhanaan bukan kayak kalian sibuk menyombongkan diri," ucap Rian tegas. Brian tidak setuju mendengar perkataan Rian langsung mendorong tubuhnya, sampai membuat bocah berusia 7 tahun terjatuh. Tidak tinggal diam rian mendorong kembali, memacing keributan di kelas. Semua pada bersorak sampai kedengeran di luar, semakin memancing siswa lainnya untuk sekedar berdiri di depan pintu. Bu Siti kebetulan lewat bergegas masuk untuk melerai mereka berdua. "Sudah cukup," teriak Bu Siti. "Kamu Brian pasti mancing gara - gara ya," cengal Bu Siti kepada tangan Brian. "Bukan aku Bu," Brian berupaya membelah dirinya. Tetapi Bu Siti tidak percaya karena Brian adalah sudah di kenal oleh kalangan guru sebagai nakal sudah berkelahi. "Kamu nakal, orang tua sombong lagi," Bu Siti membawa Brian keluar kelas di ikuti oleh kedua temannya. Siswa yang lainnya masih berdiri di depan pintu, tangan Bu Siti mengipas untuk menyuruh semuanya Ke lapangan. Sebentar lagi upacara akan segera di mulai. #jamuan8 #eventmenulislovrinz #parademenulis30hari #jamuanday1
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unpredictable Husband (END)
  • (Bukan) Suami Idaman
  • Takdir Cinta Hana
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Suami Pengganti [END]

"Namanya Iliyas Abrisam. Dia suami kamu sekarang." "Mama bercanda?! Kapan Diba nikahnya?!" *** Adiba Larasati itu cewek introvert. Kerjaannya hanya mengurung diri dalam kamar dan mengurus naskah-naskah yang menumpuk. Orang tuanya sudah misuh-misuh menyuruhnya untuk segera menikah. Tapi, bagi Adiba, menikah tidak sepenting menyelesaikan deadline-nya. Sampai suatu hari, ketika mama dan papanya pulang dari kondangan pernikahan kerabat jauh mereka, Adiba syok mendapati seseorang yang mengekor di belakang mereka. Dunia Adiba seketika jungkir balik kala mamanya bilang dia adalah oleh-oleh untuk Adiba.

More details
WpActionLinkContent Guidelines