Love That Was Never Expressed

Love That Was Never Expressed

  • WpView
    Membaca 115
  • WpVote
    Vote 52
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Nov 3, 2025
Bagaimana jadinya ketika seorang Keandra Bramandia Diharja harus kembali dipertemukan dengan sang Mama? Setelah dilantarkannya dirinya ke panti asuhan sejak baru saja dilahirkan. Broken home, penuh dengan tuntutan, dan diharuskan menjadi sosok yang sempurna jika mau hidup bersama dengan sang Mama. Itulah yang membuat dirinya menjadi dingin dan cuek, bahkan enggan untuk peduli dengan sekitarnya. Masalahnya makin bertambah ketika ia harus dipertemukan dengan seorang gadis yang ceria, centil, dan begitu aktif berbicara. Bahkan gadis itulah yang membuat hari-harinya menjadi sedikit lebih berwarna. Akankah keduanya bisa melewati semua masalah yang datang kepada diri mereka? Akankah mereka bisa bersatu atau malah berpisah?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#255
cegil
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan