Tidak ada yang lebih bodoh dibanding mengetuk pintu kastel terkutuk di tengah badai salju. Tapi Elena Vale tidak punya pilihan lain selain mencari perlindungan di tempat itu, kastel tua milik bangsawan misterius bernama Lucien Vesper. Pria itu terlalu tampan untuk terasa manusiawi. Terlalu dingin untuk disebut hidup. Dan tatapan merah gelapnya selalu membuat Elena merasa seperti mangsa yang sedang diawasi monster. Awalnya Elena hanya ingin bertahan hidup sampai musim dingin berakhir. Sampai ia mulai menyadari sesuatu yang mengerikan, tidak ada seorang pun di kastel itu yang bernapas. Dan Lucien tidak pernah membiarkannya pergi. Semakin Elena mencoba menjauh, semakin posesif pria itu terhadapnya. Lucien mengawasi setiap langkahnya, menghancurkan siapa pun yang mendekatinya, bahkan rela membunuh demi memastikan Elena tetap berada di sisinya. Namun bagian paling berbahaya bukanlah fakta bahwa Lucien seorang vampir. Melainkan kenyataan bahwa Elena perlahan mulai jatuh cinta pada monster yang seharusnya ia takuti. Karena di balik sifat dingin dan obsesinya, Lucien mencintainya dengan cara yang bahkan lebih mengerikan dibanding kematian. "Kalau aku monster, maka berhentilah menatapku seolah monster sepertiku masih pantas dicintai."
More details