Story cover for Go Where? by Y0UL4N
Go Where?
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Oct 22
Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya.

Pepatah itu mungkin sangat menggambarkan siklus hidup seorang Aruna Larasati. Alur hidupnya akan selalu membawa Aruna untuk menjelajahi banyak hal baru untuk mendapatkan pesan tersirat dari 'dunia'.

Meski dirinya sebatang kara, Ia tak pernah menyerah pada hidupnya. Tapi tetap, ada relung kosong di hatinya yang terus-menerus minta di isi oleh batinnya.

Bisakah Aruna mengisi relung kosong itu?

"Hidup seperti musim yang silih berganti"
All Rights Reserved
Sign up to add Go Where? to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Hellseer Enver Eraly cover
SERAPHIME CODE (THE FITH SEQUENCE) cover
Geist | Treasure cover
KOTA ZOMBIE ✔  cover
Dengan Caraku [HWANGSHIN] ✔ cover
Pelukan Di Balik Sang Luka ( Antologi Puisi )  cover
DEAR BIANCA  cover
Code Of Silence cover
Polos? Lah Pemain Nih Boss! cover
Prince of Sergeyevich cover

Hellseer Enver Eraly

60 parts Ongoing

⚠️⚠️⚠️JANGAN PLAGIAT, PLAGIAT DILARANG MAMPIR, PAHAM👿👿👿👿👿👿👿👿👿👿 Jika ia menatapmu, dosamu akan mulai terbakar. Enver bukan penyelamat. Ia adalah seorang Hellseer-penyuci jiwa, ditolak oleh surga dan ditakuti neraka. Namun saat dunia mulai retak, satu pertanyaan tetap menggantung: Siapa yang akan menyucikan sang penyuci? Ia tidak menghukum. Ia menyucikan. Enver adalah Hellseer,pengelana jiwa yang melihat dosa dalam wujud aslinya di ranah astral. Di dunia di mana suara rasa bersalah berbisik melalui dinding, dan bayangan menjerit tanpa suara, Enver melangkah dalam diam. Setiap jiwa yang ia sucikan, ia menyerap sepotong dari kebusukan itu, membawanya di dalam dirinya sendiri. Namun ia tidak menghakimi. Ia tidak mengampuni. Ia hanya melihat... dan menyucikan. Tapi dunia mulai retak. Batas antara dimensi semakin menipis. Satu per satu, jiwa-jiwa yang pernah ia bebaskan menghilang-direnggut oleh kekuatan tak kasatmata. Dan kini, bisikan itu tak lagi berbicara tentang orang lain... mereka memanggil namanya. Dalam pertempuran antara dosa yang tak terlihat dan para dewa yang terlupakan, akankah sang penyuci tetap murni? Atau justru menjadi hal yang seharusnya ia musnahkan? Sebuah fantasi spiritual kelam penuh misteri, simbolisme, makhluk astral dan pertarungan batin yang emosional.