We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
±488 Km Away From You

±488 Km Away From You

  • WpView
    Reads 292
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Mental Health and Neurodiverse
Immigration and Refugees
Family Life
Sequel from Legacy of The Fallen Star! Sembilan tahun adalah waktu yang cukup untuk meraih banyak hal, dan Azima yang kelewat ambisius hampir memiliki segalanya dalam durasi itu. Gelar Bachelor of Arts dari salah satu universitas terbaik di Turki, kekayaan pribadi, pengaruh, popularitas dan dompet yang tebal berhasil ia dapatkan. Kewarganegaraannya juga telah menjadi lebih kuat dari sebelumnyaーtapi kenapa masih ada yang kurang, ya? Di balik dompet tebal dan kepuasan dirinya, dua kemalangan justru menyadarkan Azima akan satu hal. Sekuat apapun dirinya, wanita muda itu tidak bisa lagi mengabaikan kamar kosong yang ada di hatinya. Akal sehatnya masih menganggap jika kekosongan hatinya bisa diatasi dengan bekerja atau mencoba hal-hal baruーkarena kepercayaannya pada lelaki asing perlahan semakin pudarーpadahal jiwanya yang lelah menolak hal itu dengan keras. Nuraninya yang rapuh tahu kalau tubuh yang ia huni akan ambruk dengan sendirinya jika tidak pernah berlabuh sama sekali, tapi otaknya juga tidak mau berlabuh ke sembarang laki-laki.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Balik
  • SANDINGAN [End]
  • Blind Date
  • Rules Of Being Married To Joel
  • Penghujung Malam
  • Bukan Sebentar
  • What If...?
  • RE-MARRIED
  • Gorgeous
  • KALA NADA MENCINTA

Ketika hidup dilanda tragedi demi tragedi, Ayana pergi ke sebuah pulau di selatan Jawa bernama Nirantara untuk menenangkan diri. Sepulang dari sana, dibantu Lea, kawannya, Ayana memulai lembaran baru hidupnya dalam pertemanan, pekerjaan, dan ... mungkin cinta. Tanpa sadar, Tama selalu mendedikasikan hidupnya untuk orang lain. Di saat ia sudah kehilangan mimpi dan tujuan hidupnya sendiri, seorang gadis dari kota datang ke tempatnya, membuat Tama kembali menyadari bahwa masih banyak kesempatan dalam hidupnya. Apakah Tama mau membuka diri akan kesempatan yang ada, menyambut hidup yang lebih baik, dan ... mungkin membuka hati? [BOOK 1 OF TITIK TEMU SERIES]

More details
WpActionLinkContent Guidelines