Story cover for Pucuk Asa by scativana23
Pucuk Asa
  • WpView
    Leituras 76
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 27
  • WpView
    Leituras 76
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 27
Em andamento, Primeira publicação em out 23, 2025
2 novos capítulos
Ada masa ketika segalanya terasa runtuh - mimpi yang pernah digenggam hilang perlahan, dan satu-satunya pilihan hanyalah bertahan.
Namun dari kelelahan, lahir keberanian. Dari kegagalan, tumbuh keyakinan baru.

Pucuk Asa adalah kisah tentang perjalanan batin menghadapi keterbatasan, tentang manusia yang jatuh berulang kali namun tetap memilih bangkit.
Bukan karena segalanya mudah, tetapi karena menyerah bukan lagi pilihan.

"Harapan tak selalu hadir dalam kemenangan-kadang ia tumbuh diam-diam di hati yang terus berjuang."
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Pucuk Asa à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#685inspiratif
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 5
Unwanted Vows cover
Stand by Me cover
Rencana Pensiun Dini Nona Villain cover
Merciless Ex Obsession cover
Possessive Boss cover

Unwanted Vows

53 capítulos Em andamento Maduro

Pernikahan yang didasari atas mandat orang tua membawa Pradipta dan Naysila ke dalam sebuah sandiwara panjang yang melelahkan. Di hadapan Rayden dan Alden, mereka adalah potret orang tua sempurna yang melimpahkan kasih sayang tanpa celah. Namun, begitu pintu kamar tertutup dan suara tawa anak-anak menghilang, kemesraan itu menguap begitu saja, menyisakan keheningan yang menyesakkan dan jarak yang tak kasat mata. ​Pradipta merasa dua putra sudah lebih dari cukup untuk meneruskan garis keturunannya, sekaligus menjadi batas akhir dari kewajibannya sebagai suami dalam ikatan tanpa cinta ini. Dia mengunci rapat hatinya, memastikan tidak ada lagi ruang untuk kehadiran baru yang bisa memperumit keadaan. Baginya, komitmen mereka hanyalah sebatas membesarkan anak, bukan untuk saling memiliki seutuhnya. ​Naysila bertahan dalam dinginnya sikap sang suami dengan ketulusan yang sulit dinalar, mencoba menelan pahitnya penolakan demi keutuhan rumah tangga yang mereka bangun di atas fondasi rapuh. Namun, takdir memiliki rencana lain yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Satu kelalaian membawa mereka pada kenyataan yang paling dihindari oleh Pradipta. Garis dua pada alat uji kehamilan itu menjadi awal dari babak baru yang penuh ketegangan, memaksa keduanya untuk menghadapi rahasia yang selama ini terkubur di balik sumpah yang tidak pernah diinginkan. [Don't copy my story!]