Story cover for Bunsu Rusa by anjelisepta
Bunsu Rusa
  • WpView
    LECTURAS 181
  • WpVote
    Votos 58
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 181
  • WpVote
    Votos 58
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado oct 23, 2025
-On Going Dalam Event Jamuan Batch 08 Bersama Penerbit LovRinz-

Naskah Original By: anjelisepta
Akun IG: im_anjelisepta
Akun FB: Anjeli_Septa_Efendi
Akun tiktok: anjelisepta

Promotion Design By: App Canva & Capcut

                              🦌🦌🦌🦌

"Tentang Jiwa Yang Kehilangan Rumah Dan Roh Yang Menunggu Terlalu Lama"

banyak yang mengatakan kenapa cerita fiksi historis lebih banyak disoroti Nusantara bagian Jawa? Indonesia yang kaya akan keragamannya, sedikit sekali yang mungkin menyentuh lapisan terdalam salah satunya kisah "Bunsu Rusa"

Mohon maaf apabila masih banyak kesalahan. Karena kebenaran hanya berasal dari Tuhan. 

Plagiat!! Harap menjauh. Percayalah karyamu jauh lebih baik asal mau berusaha dan konsisten. 

Jangan cuma mampir ya, tinggalkan jejak berupa vote & coment. Karena apa? Itu bikin saya semangat untuk up. 

Salam sayang🎀
anjelisepta
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Bunsu Rusa a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#323kalimantan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Kena---nga: Mbalung Janur cover
The Duke's Daughter "Seraphine de Nocteviel" cover
Water Lily Of Kurukshetra | Teratai Kurukshetra cover
Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m cover
Tahun 1970-an: Berpakaian seperti umpan meriam, menjual keluarga saya dan pergi  cover
Let's Be An Elite Extra! [END] cover
Pernikahan Militer di Pulau Tahun 1970-an: Kehidupan sebagai Ibu Tiri cover
The Untouchable Duchess (End) cover
Saya menghidupi 200.000 pasukan perbatasan dengan bertani cover
Mulawarman : Gerbang Waktu Mahakam [END] cover

Kena---nga: Mbalung Janur

7 partes Continúa

Tisari mengira setelah menemukan rumah, yang tersisa hanyalah tinggal di dalamnya dengan tenang. Ternyata tidak sesederhana itu. Abyasa Satria Kusumawardana bukan hanya pangeran Keraton Mandalawangi. Dan dirinya---yang rumah pertamanya runtuh oleh gempa, rumah keduanya hancur oleh perceraian---kini berdiri di sisinya. Di tengah bisikan tajam kerabat yang meragukan, bayang-bayang segala hal, serta beban menjadi perempuan di posisi yang begitu tinggi, Tisari tahu satu hal: membentangkan daun, menegakkan fondasi, dan melanjutkan apa yang telah dimulai. Karena rumah bukan tentang diterima. Rumah adalah tentang membangun---bahkan saat badai datang lebih cepat dari yang dikira. "Di keraton, diam bisa berarti hormat. Atau bisa berarti kalah. Aku memilih yang pertama." ---Kenanga Luhtitisari Kusumawardana. #6 Mandalawangi Universe