Walker
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 24, 2025
Indonesia sempat diguncang oleh sebuah program ambisius bernama Nutri Bangsa, dan ini merupakan sebuah proyek nasional yang katanya dibuat demi masa depan anak bangsa yang lebih sehat. Tapi siapa sangka, dari program itulah bencana dimulai. Christian, seorang mahasiswa jurnalistik yang cuma ingin lulus tepat waktu, tiba-tiba harus berhadapan dengan dunia yang berubah jadi neraka. Bersama pacarnya Zefa dan teman-teman kampusnya, mereka berusaha bertahan di tengah wabah misterius yang mengubah manusia menjadi makhluk haus darah. Apa yang sebenarnya terjadi di balik program Nutri Bangsa? Dan... sampai kapan manusia bisa tetap disebut manusia?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Sukma Lara [END]
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TAKDIR DIO HANIM

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines