Roofmates

Roofmates

  • WpView
    Reads 1,014
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
[Cerita ini ditulis karena penulis suntuk bimbingan. Harapannya, semoga pembaca bisa selalu tersenyum menjalani hari] Ini cerita komedi kedua saya. Jangan lupa follow dan vote, ya. Terima kasih. _______ Tanpa sepengetahuan Kirana, Kakaknya menyewakan tiga kamar rumah lama mereka. Mempertemukan Kirana si Mahasiswa gap year dengan tiga manusia berbeda kepribadian: 1. Erlangga Abimanyu, Mahasiswa semester 3 Fakultas Teknik Informatika. Sifatnya yang jahil kadang bikin geleng-geleng kepala. 2. Fransiska, Mahasiswa semester akhir jurusan DKV, yang mukanya garang mirip singa betina. Kirana gak berani nyenggol kalau yang ini. 3. Dan Alam Adhitama, sosok Laki-laki dewasa pekerja kantoran di perusahaan ibu kota. Kirana kira karena pembawaannya yang dewasa rumah akan aman tenteram, tapi ternyata malah lebih berantakan. Lantas bisakah Kirana menjalani awal tahun kuliahnya dengan kehadiran mereka? _______ ©fitrahandom2025
All Rights Reserved
#30
teknikinformatika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines