Forbidden Fruit

Forbidden Fruit

  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 26, 2025
Ardenia Yesaya Sorelline-gadis blasteran Indo-Rusia dengan senyum manis dan energi yang tak pernah padam-baru saja pindah ke Golden School, sekolah internasional bergengsi yang menampung murid dari berbagai negara. Bangunan megah, fasilitas mewah, dan lingkungan multibahasa membuat Yesaya yakin inilah awal kehidupan barunya yang penuh warna. Di sana, ia bertemu Elionna Theresia Maclaire, siswi asal Amerika yang ceria, spontan, dan sama gilanya dalam hal humor dan ide-ide gila. Keduanya menjadi duo tak terpisahkan-selalu tertawa di tengah tugas, debat, dan drama khas remaja internasional. Namun di balik dinding marmer dan citra sempurna Golden School, ada sesuatu yang ganjil. Siswa yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Guru yang berbicara dengan kode. Ruangan yang tidak tercantum di peta sekolah. Dan suatu malam... Yesaya menyaksikan sesuatu yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Sejak hari itu, tawa mereka berubah menjadi keheningan yang menakutkan. Karena Golden School menyimpan buah terlarang-dan siapa pun yang mencicipinya, tak akan pernah kembali sama lagi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#677
revenge
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • The Baby Of Valderic
  • Ferrell Harland Natio
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Stay with you? Really?
  • Heir of 24 Hours
  • Force to Marry the Devil
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • Just A Name

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan