Dalam Pernikahan Yang Sunyi

Dalam Pernikahan Yang Sunyi

  • WpView
    LECTURAS 2,049
  • WpVote
    Votos 224
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 4, 2026
Aruna Artala, pemuda lembut yang hanya ingin hidup dengan lukisan dan tanaman kecilnya, harus menanggung beban keluarganya yang terlilit hutang. Demi menyelamatkan mereka, ia di korbankan dalam sebuah pernikahan paksa oleh Leonard Jung, seorang pria dingin pewaris perusahaan besar. Leonard menyalurkan sunyinya lewat fotografi dan dentingan piano, sementara Aruna bersembunyi dibalik warna dan dedaunan. Pernikahan itu bukanlah tentang cinta-hanya tentang hutang, sepi, dan dua jiwa yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu. " Kau bahkan tak pernah menyebut namaku dengan lembut. Seankan aku hanya orang asing yang menempati rumahmu. " - Aruna Artala " Kau ada disini bukan karena aku menginginkanmu, Aruna. Kau hanya kewajiban. " - Leonard Jung " Mereka tinggal dalam satu atap, namun jiwa mereka seakan dipisahkan oleh dinding tak kasat mata "
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido