Bagi Ashfiya Lulina, pindah dari sejuknya Bandung ke hiruk-pikuk Jakarta adalah sebuah malapetaka kecil. Sebagai gadis kutu buku yang lebih nyaman bersembunyi di balik kacamata dan deretan rumus fisika, Luli merasa asing di sekolah barunya yang penuh dengan kemewahan dan drama remaja. Baginya, ia hanya perlu bertahan hingga lulus tanpa harus menarik perhatian siapa pun. Namun, rencana itu berantakan saat ia berpapasan dengan Narendra Adiutomo. Naren adalah definisi dari "penguasa sekolah". Ia ketua tim basket, pemimpin geng Lion yang disegani, dan dikenal sebagai playboy kelas kakap yang sering berganti pasangan semudah membalikkan telapak tangan. Baginya, semua gadis di sekolah itu mudah diprediksi-kecuali Luli. Saat Naren mencoba mendekat dengan pesona yang biasanya ampuh, ia justru membentur tembok tinggi. Luli tidak terpesona. Luli tidak peduli. Dan yang paling membuat Naren frustrasi: Luli bahkan tidak menoleh saat ia lewat. Bermula dari rasa penasaran karena harga dirinya yang terluka, Naren mulai mengejar Luli. Namun, semakin ia masuk ke dunia Luli yang sunyi, Naren menyadari bahwa gadis "cupu" itu memiliki kedalaman yang tidak dimiliki gadis lain. Di balik keacuhan Luli, ada rahasia dan ketulusan yang perlahan membuat Naren kehilangan arah. Bisakah sang Singa sekolah menjinakkan hati sang gadis kutu buku yang dingin? Atau justru Naren yang harus belajar bahwa cinta sejati bukan sekadar permainan taruhan di lapangan basket?
More details