Renaldi terbangun dengan rasa pening yang luar biasa, seolah-olah kepalanya baru saja dihantam truk tronton. Saat kelopak matanya terbuka, ia tidak melihat langit-langit kosannya yang berjamur. Sebaliknya, ia menatap langit-langit kamar setinggi lima meter dengan ukiran emas bergaya Baroque. "Tuan Muda Xander? Anda sudah bangun?" Suara berat itu membuat Renaldi tersentak. Di samping tempat tidur King Size itu, berdiri seorang pria paruh baya mengenakan setelan pelayan (tuxedo) yang sangat rapi. Renaldi mengerjap. 'Xander? Siapa Xander?' Seketika, sebuah memori asing menghantam otaknya seperti arus listrik. . . Renaldi rengkarnasi manjadi antagonis di novel!! Renaldi ingin mengubah alur cerita nya agar Renaldi tidak mati lagi di tubuh antagonis itu. Renaldi ingin hidup tenang dan mencari pasangan yang manis! . . . eh tapi kok sejalan waktu berlalu. 'novel ini itu normal, tapi kok jadi belok begini?!' batin Renaldi _________ penasaran dengan kelanjutannya? kenapa gak gas baca aja langsung?!! kasih vote, jangan lupa gess! biar author itu senang lanjut tin alur ceritanya! ingin oyy! vote dan komen kalo mau gess!
Detail lengkap