AWAS ADA ZOMBIE!!!

AWAS ADA ZOMBIE!!!

  • WpView
    LECTURES 2,638
  • WpVote
    Votes 325
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadTerminé mer., nov. 19, 2025
Gimana jadinya kalau dunia tiba-tiba kena wabah zombie?? Bagi ke-tujuh anak kos ini, itu bukan kiamat, tapi liburan gratis tanpa aturan. "Kalau kaya gini akhirnya gua bisa makan enak tanpa bayar, soalnya kasirnya udah jadi zombie" Ucap Haechan sambil dorong troli belanjaan dijalanan kosong. "Gua mau healing dulu... mandi bola, naik istana balon, naik odong odong terus apa lagi ya....... pokoknya semua wishlist inner child gua harus kelar hari ini" Ucap Jeno sambil ngetik di Hp-nya. "Alhamdulillah Pak Ujang nggak bakal nagih kasbon gua lagi, soalnya doi udah jadi zombie" Ucap Jisung, ngakak sambil melihat ke arah warkop pak Ujang. Mereka pikir dunia berakhir itu menakutkan. Ternyata... malah kocak. Sampai malam datang dan suara "srak... srak..." mulai kedengeran lagi.
Tous Droits Réservés
#269
anakkos
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 4 Pangeran Nocturna (Blood & Rebellion)
  • Anak Indigo The Season ( S2 )
  • Bujang Berkualitas
  • NCT: Resonance of Dreams
  • Renjun- NCT DREAM
  • Guardian [✓]
  • Cahaya Ramadhan [✓]
  • THE BROTHERS [SLOW UPDATE]
  • KISAH DI BALIK PINTU || NCT DREAM
  • Reinkarnasi | Renjun [✔]

Dunia ini bukan milik manusia semata. Sejak awal peradaban, mereka hidup berdampingan dengan makhluk yang keberadaannya hanya berbisik di antara lorong-lorong sunyi dan malam-malam tanpa bulan. Vampir bukan sekadar mitos yang tertulis dalam dongeng penuh ketakutan. Mereka nyata, menghirup udara yang sama, melangkah di jalan yang sama, namun tetap terpisah oleh batas yang tak kasat mata. Manusia boleh menguasai siang, tetapi malam adalah milik mereka. Di singgasana tertinggi, di balik dinding batu obsidian yang dingin, duduklah Raja Malakar-pemimpin mutlak yang namanya sendiri cukup untuk membungkam para pembangkang. Ia bukan sekadar raja, melainkan algojo yang memerintah dengan genggaman tangan besi. Tidak ada ampun bagi yang menentang, tidak ada belas kasih bagi yang lemah. Clarence, Saveri, Atlas, dan Arkananta. Mereka adalah pewaris Nocturna, empat pangeran yang diasuh dalam darah dan pertempuran, dibesarkan di bawah bayang-bayang seorang raja yang menuntut kesempurnaan. Setidaknya, sebelum malam itu terjadi. Malam yang mengubah segalanya. Malam di mana Nocturna, yang tak terkalahkan, terguncang oleh sesuatu yang bahkan Raja Malakar sendiri tak mampu kendalikan. Malam di mana bayangan menjadi lebih kelam, dan kebanggaan menjadi kehancuran. #281226

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu