King Of My Heart

King Of My Heart

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 15, 2026
Yang pertama adalah pria band, seseorang yang hidup dalam melodi, lirik, dan panggung kecil yang penuh semangat. Ia bukan kaya, tapi ia punya jiwa yang membara. Bersamanya, wanita itu merasa bebas, seperti menari di tengah hujan tanpa peduli basah. Ia tahu, cinta pria itu tulus, meski masa depan mereka masih kabur. Tapi setiap lagu yang ia nyanyikan, setiap tatapan di balik lampu panggung, selalu menyebut namanya tanpa suara. Yang kedua adalah pria miliarder berkelas, tenang, dan mapan. Dunia pria ini dipenuhi kemewahan, stabilitas, dan janji akan masa depan yang terjamin. Ia memperlakukan wanita itu seperti ratu, membukakan pintu, mengirim bunga, dan menawarkan hidup yang nyaman. Bersamanya, wanita itu merasa aman, seperti berada di dalam rumah kaca yang indah dan terlindungi dari badai. Namun malam itu, di bawah langit yang jujur, wanita itu bertanya pada dirinya sendiri: Mana yang benar-benar membuatku hidup? Apakah cinta yang penuh gairah dan ketidakpastian, atau kenyamanan yang tenang? Upload setiap hari Rabu! Jangan lupa follow dan vote ya! See u di setiap bab nya, i love u guys
All Rights Reserved
#7
duacinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines