PERSONA: TAMASRA

PERSONA: TAMASRA

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 20, 2025
Arielle Queta Falisha tak pernah benar-benar tahu, apa arti pulang. Baginya, rumah bukan tempat penuh tawa, tapi ruang yang membungkam perasaan- di mana setiap langkah kecil harus hati-hati agar tak terdengar salah, dan setiap senyum harus tampak sempurna agar tak dianggap lemah. Ia tumbuh dalam kehangatan yang terasa dingin, dan kasih sayang yang selalu datang dengan syarat. Namun ketika seseorang hadir dan membuatnya merasa aman, Arielle mulai memahami, bahwa rumah tidak selalu memiliki atap. Kadang, rumah itu berbentuk seseorang yang menatapmu tanpa menghakimi, dan tetap tinggal meski telah melihat sisi tergelapmu. Tapi bagaimana jika seseorang itu... juga retak? Dan rumah yang baru kau temukan, perlahan ikut hancur bersamamu?
All Rights Reserved
#328
psychological
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • My Step Mom?
  • MOTHER
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Dua Langit Berbeda
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

Demi mendapatkan cinta sang suami, Katharina rela merubah dirinya sendiri menjadi orang lain. Kana sudah melakukan semuanya, merubah dirinya sendiri demi Bian, hanya agar Bian mau menatapnya dan menerima kedua anak mereka namun Bian masih terus membuat tembok besar yang sulit ia tembus. Ia sudah melakukan semua hal hingga kehilangan jati diri. Ia bersikap lebih tenang agar bisa sama seperti mantan kekasih tersayang Bian, ia berpenampilan sopan memakai rok dan gaun berwarna soft juga menggunakan make up tipis seperti perempuan tenang yang estetik dalam cerita-cerita. Ia merubah dirinya sendiri menjadi orang lain demi Bian, bahkan Kana tidak tahu apa semua yang ia lakukan ini adalah jalan terbaik ataukah ia sedang menghancurkan dirinya sendiri perlahan demi perlahan. Namun semua berubah saat kedua anaknya mendapatkan ketidakadilan yang membuat darahnya mendidih. Kana tidak lagi ingin mengalah dan menjadi orang lain, ia akan menjadi dirinya sendiri dan membalas Bian atas apa yang kedua anaknya alami. Kana akan memastikan kedua anaknya mendapatkan hak mereka dari sang Ayah. Ia akan mencuri sesuatu yang memang miliknya. Mencuri - hati, pikiran, bahkan tubuh - suaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines