Mereka hanya ingin mendaki untuk menikmati keindahan alam. Tapi di balik kabut Gunung Ayuma, keindahan berubah jadi mimpi buruk. Satu per satu teman Nayra menghilang, jeritan menggantikan tawa, dan kabut menggantikan hangatnya kebersamaan. Tapi yang paling berat bukanlah rasa takut... melainkan kehilangan seseorang yang diam-diam membuat Nayra merasa aman selama pendakian. Di antara suara gamelan yang tak terlihat sumbernya, di antara bayangan yang menatap dari kegelapan, tersimpan perasaan yang tak pernah sempat terucap. Dan saat semua berakhir, hanya tersisa satu kenyataan: cinta pun bisa terkubur di puncak gunung, bersama jiwa-jiwa yang tak pernah kembali.
More details