THE GENERAL'S HIDDEN CROWN

THE GENERAL'S HIDDEN CROWN

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Mga Boto 32
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Jul 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Wang Jingshi seorang Jenderal muda yang tangguh dari Kekaisaran Qingyuan. Aksinya di medan perang tidak perlu di ragukan lagi, membuat semua musuh langsung ketar-ketir. Karena inilah, rakyat sangat mencintai dan menghormatinya. Ia tidak banyak bicara, sorot matanya tajam dan menusuk. Setiap orang yang melihatnya akan tertunduk tanpa sadar. Sebab, auranya begitu kuat dan terasa mengintimidasi. Hingga suatu hari, Kaisar mengeluarkan titah kepadanya untuk menikahi seorang Tuan Putri dari Kerajaan Jianghua, yaitu Putri Jiang Xiyang. Seorang Tuan Putri yang memiliki rumor buruk dan telah menyebar ke seluruh penjuru. Meski begitu, tak seorang pun yang mengetahui bagaimana rupa sang Putri. Perjalanan hidupnya tidak lah mudah. Di balik dari pernikahan politik ini, rupanya tersembunyi maksud lain. Ketika penyesalan, kemarahan, kerinduan dan kekecewaan menjadi satu dalam hatinya. Datang lah seorang pria tua yang membawa suatu kebenaran dari masa lalu. Kebenaran yang tidak pernah ia ketahui atau memang sengaja disembunyikan darinya. Karena adanya kebenaran ini, membuatnya memutuskan suatu keputusan besar yang akan mengubah takdir kehidupannya. Lalu, bagaimana hubungannya dengan Tuan Putri Jiang Xiyang? Kebenaran apa yang baru di ketahuinya? Dan, keputusan apa yang ambilnya? __________________________________________________ Note: Cerita ini mengandung fiksi. Semua visual atau foto sebagian di ambil dari pinterest. Tetapi, alur cerita murni dari imajinasi author sendiri. __________________________________________________ Note: PU; 1. Wang Jingshi 2. Putri Jiang Xiyang Kedua nama di atas juga, bukan milik author asli. Hanya menambahkan nama depan saja. __________________________________________________ Terima kasih.... Tolong berikan dukungan kalian untuk cerita ku ini ya....
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman