sebelum kamu logout

sebelum kamu logout

  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 28, 2025
Semuanya berawal dari satu chat di TikTok- "Streak yuk?" Dan dari situ, dunia Sava berubah. Arka datang bukan cuma di notifikasi, tapi juga di setiap pagi, di setiap obrolan acak, di setiap momen kecil yang entah kenapa terasa berarti. Mereka nggak pernah ketemu di dunia nyata. Tapi lewat Roblox, lewat bubble chat, lewat tawa di layar, Sava merasa... dia punya seseorang. Sampai akhirnya, Arka berubah. Chat yang dulu nggak pernah sepi jadi pelan-pelan hilang. Dan satu pesan terakhir muncul: "Aku udah jadian sama cewek yang aku suka, kamu jangan chat aku lagi ya. Takut cewek aku marah." Tapi Sava masih pegang satu janji kecil: "Izinin aku tetep ngabadin kamu di karya aku." Karena bagi Sava, beberapa orang memang cuma hadir sebentar, tapi tetap abadi-di cerita, di tulisan, dan di hati. ✨ Sebelum Kamu Logout - kisah virtual yang terasa terlalu nyata.
All Rights Reserved
#10
onlinerelationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines