Garis Langit di Atas Pematang
27 partes Continúa Ayumi adalah definisi ketenangan. Di usianya yang ke-16, dunianya hanya sebatas hamparan sawah hijau di sebuah desa asri di Jawa Barat, aroma tanah setelah hujan, dan hangatnya percakapan dalam logat Sunda yang kental. Sebagai anak petani, ia dicintai karena keramahannya yang tulus. Baginya, kebahagiaan sesederhana melihat kakaknya, Arya, pulang dari ladang dan makan malam bersama kedua orang tua mereka.
Namun, di belahan bumi lain, di tengah hiruk-pikuk kota Samarinda yang panas dan sibuk, hidup seorang remaja bernama Athayzan. Meski usianya sama dengan Ayumi, ia sudah dipaksa dewasa oleh keadaan. Sebagai anak kedua yang dipercaya memegang kendali perusahaan mewah ayahnya, Athayzan adalah simbol kesempurnaan: kaya, cerdas, dan berasal dari keluarga terpandang yang taat agama.
Dua dunia ini bagaikan minyak dan air. Ayumi dengan kesederhanaan desa yang sejuk, dan Athayzan dengan kemewahan kota yang menuntut. Tidak ada alasan bagi mereka untuk bertemu, apalagi saling mengenal.
Namun, takdir memiliki cara yang unik untuk menjalin cerita. Di antara perbedaan kasta yang mencolok, tanggung jawab keluarga yang besar, dan jarak ribuan kilometer, sebuah rahasia perlahan mulai tersingkap.
Apakah ketulusan Ayumi mampu meredam ambisi besar di pundak Athayzan? Dan mampukah cinta tumbuh di atas tanah yang sangat berbeda?