Terminal Z |NewJeans|

Terminal Z |NewJeans|

  • WpView
    Reads 540
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 29, 2025
Setiap tengah malam, ada bus misterius yang berhenti di Terminal Z. Katanya, kalau kamu naik bus itu, kamu bakal dibawa ke "rute terakhir" - tempat di mana roh, waktu, dan kenangan gak punya batas. Dan gak semua orang yang berangkat dari sana... bisa pulang.
All Rights Reserved
#203
hyein
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Terkorbankan (Baby Monster)
  • SEBUAH TAKDIR
  • Apocalypse || BabyMonster
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Remember me? ( WINTER X JAKE )
  • The Servant [James Harem]
  • sorry i'm tired
  • TWILIGHT : From Home [✓]
  • Garwo
  • Same, But Not
  • A Reason to Love You(Completed)
  • Jodoh Pilihan Mama
  • BLACKPINK X BABYMONSTER
  • I'm Not Just a Figuran
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • DWEMAWC
  • Last Hope - Cawooz
  • Love me or die
  • Justine
  • TAHTA SAMPAH

Dari luar, keluarga Advers terlihat nyaris sempurna. Rumah megah bergaya klasik berdiri kokoh di tengah kawasan elit, mobil-mobil mewah berjejer rapi di garasi, dan setiap anggota keluarga tampil dengan pakaian mahal, senyum elegan, dan tutur kata terlatih. Semua orang mengagumi keluarga ini. Keluarga idaman. Tapi tidak ada yang tahu bahwa di dalamnya, seseorang sedang mati pelan-pelan. Rainka Seravine anak pertama, lulusan terbaik universitas luar negeri, penerus masa depan keluarga adalah pusat dari citra kesempurnaan itu. Ia tidak pernah gagal, Tidak pernah menolak, Tidak pernah berbuat salah. Setidaknya, tidak di mata dunia dan tidak di mata orang tuanya. Tapi di balik kamar tidur yang senyap dan lemari rapi penuh gaun berlabel internasional, Rainka menyimpan tumpukan keinginan yang dikubur hidup-hidup. Mimpi-mimpi yang tidak pernah sempat ia kejar. Luka-luka yang tidak pernah bisa ia ceritakan. Dan tangis yang hanya ia simpan ketika semua orang tertidur. Ia bukan kakak. Ia bukan anak. Ia hanya simbol proyek ambisius yang dibentuk agar keluarga Advers terlihat sempurna di mata siapa pun. Dan di dalam hatinya yang hening, hanya ada satu harapan kecil yang ia genggam erat. "Kalau aku tidak bisa bebas... setidaknya, adik-adikku bisa."

More details
WpActionLinkContent Guidelines