We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Takdir Anak Kyai

Takdir Anak Kyai

  • WpView
    Reads 1,082
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Haii Semuanya.... kalian boleh panggil saya sebutan "CEN" disini karya pertama saya, jadi jangan hujat saya oke?. Zean Atmaja Sky Al-Kaezar bukan sekadar anak seorang kyai. Ia tumbuh di lingkungan pesantren yang penuh disiplin, dikenal bijak, berilmu, dan berprinsip kuat. Tapi di balik ketegasan dan wibawanya, ada sisi manusiawi yang jarang terlihat hati yang masih belajar tentang arti cinta yang dirahmati. Pertemuannya dengan Zeyya Stephanie Felicia, seorang gadis yang belajar melalui jalur nonformal dan hidup sederhana, menjadi awal dari perjalanan panjang menuju kedewasaan. Zeyya perempuan polos, hangat, perhatian, baik, dan punya semangat hijrah yang tulus sesuatu yang perlahan membuat Zean tak lagi melihat dunia dengan cara yang sama. Dari ruang diskusi daring hingga pertemuan di forum dakwah, keduanya tumbuh bersama bukan dalam hubungan, tapi dalam doa. Mereka belajar bahwa cinta sejati bukan sekadar tentang memiliki, tapi tentang menjaga dan mendoakan dalam diam. Namun takdir selalu punya cara menguji. Antara restu keluarga, cita-cita, dan perasaan yang makin dalam, mereka harus memilih : bertahan dalam rasa, atau menyerah dalam takdir.
All Rights Reserved
#62
gusdanning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines