Última Cura

Última Cura

  • WpView
    Reads 945
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 30, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Haechan melihat sekeliling. Beberapa sosok lain, dengan mata menghitam, sudah mulai berjalan sempoyongan, terstimulasi oleh suara teriakan dan geraman. Wabah. Ini nyata. "Mark..." bisik Haechan, menatap mata tajam Mark. Rasa jengkelnya menguap, digantikan oleh rasa takut yang dingin. "Nggak ada waktu, Chan! Cepat lari!" Mark mendorong Jeno dan Jaemin yang masih shock untuk bergerak. Lalu, Mark menatap Haechan. Tatapan yang bukan lagi kesal, tapi penuh tekad. "Ingat omongan gue, bocah," Mark berkata, nadanya tak terbantahkan. "Mulai sekarang, lo dengerin gue. Atau lo mati di sini."
All Rights Reserved
#60
univers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • El and Jerganio (End)
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Skyline Marriage
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • Heyu : Second Gear
  • Kamu Hanya Milikku
  • President's Wife
  • GUMI [Completed]

"Serena mungkin boleh memilih, namun Moreo tak pernah memberi pilihan." Pernah menjalin hubungan dengan Moreo adalah kesialan terbesar dalam hidup Serena. Namun, itu belum seberapa dibanding kenyataan kalau dia terpaksa harus balikan dengan cowok itu karena suatu alasan. Posesif, keras kepala, dan selalu mau menang sendiri. Serena muak. Tapi yang paling Serena benci adalah: di balik semua luka yang dia punya, Moreo tetap jadi satu-satunya orang yang membuat Serena aman dan dimengerti. Dan sialnya, mau sekeras apa pun Serena menolak, dia selalu kalah-entah karena sikap Moreo, atau kalah karena rasa yang memang sulit ia hilangkan untuk cowok itu. An markselle fanfiction. ©bubblescintillate, 2025. All right reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines