So Let's Love

So Let's Love

  • WpView
    Reads 1,799
  • WpVote
    Votes 216
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2026
Milly diam-diam menyukai Baskara, sahabat kakaknya-Satya, sejak setahun lalu. Selama itu pula, ia hanya bisa mengagumi dari jauh, menyembunyikan perasaannya di balik senyum dan sapa yang biasa. Hingga suatu hari semesta perlahan membawa mereka lebih dekat, Milly mulai berharap ... apakah perasaannya bisa berbalas dan tak bertepuk sebelah tangan lagi? • Selama ini Baskara tak pernah benar-benar memperhatikan Milly. Baginya, perempuan itu hanya adik Satya yang kadang ia lihat ketika berkunjung ke apartemen sahabatnya itu. Sampai suatu hari ia mulai bertanya-tanya, sejak kapan Milly begitu sulit untuk diabaikan? ••• Ketika perasaan mulai menuntut lebih dari sekadar diam, satu pilihan kecil bisa mengubah segalanya. Karena terkadang, jatuh cinta bukan soal berani atau tidak-melainkan tentang seberapa besar risiko yang siap kita terima. Lalu, apakah mereka cukup siap menanggungnya?
All Rights Reserved
#281
baper
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Be My Wife
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines