Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Cuma Radan (SELESAI)

Cuma Radan (SELESAI)

  • WpView
    Leituras 317,398
  • WpVote
    Votos 27,021
  • WpPart
    Capítulos 61
WpMetadataReadConcluída qui, mai 7, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Radan tumbuh dalam kemalangan yang seolah sudah digariskan sejak ia menghirup napas pertama. Lahir tanpa ikatan pernikahan dan dibesarkan dalam kemiskinan yang mencekik, ia belajar membenci segala hal dalam hidupnya, termasuk ibu yang melahirkannya. Baginya, kata-kata bahwa 'orang baik mati lebih dulu' hanyalah omong kosong, karena ibunya yang ia anggap jahatpun mati di usia muda, meninggalkannya sendirian di kerasnya dunia. Kematian itu memaksa Radan menjadi bayangan di jalanan. Ia bertahan hidup dengan mengandalkan kecepatan tangan yang nyaris tak kasat mata dan kelincahan kaki untuk melesat hilang di kerumunan dalam sekejap. Di balik keahliannya sebagai pencopet ulung, Radan hanyalah remaja yang dipaksa dewasa oleh rasa lapar dan kebencian, ia berlari dari satu gang ke gang lain untuk mencari tempat yang tidak benar-benar menerimanya. Banyak kata-kata kasar, dan adegan yang bisa membuat teman-teman tidak nyaman. Untuk itu aku minta kesadaran diri teman-teman untuk menyeleksi apa yang ada di dalam cerita ini. Mari jadi pembaca yang bijak ya. Terima kasih.
Todos os Direitos Reservados
#221
tunggal
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • RESIDU SALIN
  • Biwara [END]
  • Ottello Osterio
  • The Real Heirs
  • Setelah Mama Menikah
  • GRAHARSA🥀
  • Back
  • Djanaka's Bitter Life
  • Monokrom [Too Good At Goodbyes] [Brothership - END]
  • Precious [On Going]

SEASON 2 CUMA RADAN Rezkha pikir masa lalu yang hampir merenggut separuh jiwanya itu sudah tuntas saat ia mencoba berdamai dengan apa yang terjadi. Ia pikir air matanya sudah kering setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam penyesalan. Namun, ia keliru. Sesuatu yang ia hindari justru kini berlari ke arahnya, menuntut penuntasan atas semua yang telah dimulai. Luka yang belum mengering itu kini meminta jawaban. Dan seberapa keras dirinya mencoba lari, takdir selalu tahu cara menemukannya. Siap maupun tidak, Rezkha harus menghadapi sisa-sisa kehancuran itu, meskipun ia tahu, harga yang harus dibayar mungkin adalah napas terakhirnya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo