"Mau lagi?" Alpha itu membelai lembut perut bagian bawahnya yang sedang berbaring menatap rembulan. Yuuya dengan sigap menampar tangan nakal wanita itu, cemberut ketika melihat bahwa mate-nya masih saja menatapnya dengan api yang membara. Padahal mereka sudah melakukannya bahkan di atas batas normal. Alpha memang berbahaya. "Tidak mau! Pinggulku sakit, kakiku sakit, tenggorokanku juga sakit, tubuhku sakit semua!" "Tapi kan aku melakukannya dengan lembut~" Wanita itu mendekatkan wajahnya. Begitu dekat sampai napas mereka bercampur. Sampai mata Dark Army-nya menenggelamkan seluruh keberanian yang Yuuya kumpulkan. Gila. Bagaimana bisa dia berakhir bersama seorang Alpha yang ia caci di depan Kaisar? Bagaimana bisa Shogun wanita yang ditakuti seluruh negeri ini malah menjadi mate dari Omega paling agresif di ibu kota? Belum lagi Yuuya baru tahu kalau wanita ini brutal sekali mainnya. Yuuya tidak sanggup lagi! Tapi yang lebih gila dari semua itu... Kenapa jantungnya tetap berdebar setiap kali Ryou menyebut namanya? ❄️❄️❄️❄️❄️ ⚠︎Bukan novel terjemahan ©Murni milik Mireille Edelrahn √Start 10 Mei 26 #1 in destiny 15/05/26 #1 in shogun 17/05/26 #1 in ronin 18/05/26 #1 in alphadominant 17/05/26 #2 in karangan 17/05/26 #5 in original 18/05/26 #5 in fantasyromance 21/05/26
More details