
Seorang wanita menulis dengan tangan gemetar disebuah buku lusuh " apakah didunia ini akan ada setitik harapan buat diriku yang seorang pendosa? Dan apakah akan ada kebahagiaan untuk diriku selama di kehidupan ini? ". Dengan tangan yang bergetar wanita itu menutup bukunya dan meletakkan didalam laci. Sebuah langkah kaki mulai mendekati kamar wanita itu dan langsung membuka dengan kasar " LO MAU LARI KEMANA LAGI HAH? " Suara bentakan yang membuat wanita itu memundurkan dirinya ke belakang. Langkahnya yang mulai mendekat membuat tubuh wanita itu gemetar ketakutan " jangan.... Jangan sakitin aku lagi ". Dengan suara parau wanita itu menundukkan kepalanya. " Jangan takut sayang ". Tangannya membelai rambutnya yang ditutupi oleh hijab. Laki-laki itu langsung menariknya dan melemparkannya ke dinding, dengan terburu-buru laki-laki itu melepaskan sabuknya yang melingkar di pinggang nya. Ctar... Ctar... Ctar... Cambukan yang diberikan oleh laki-laki membuat wanita yang berdiri ditembok merasakan panas dan sakit luar biasa. Tubuhnya terjatuh dan langsung merangkak untuk meraih kaki laki-laki itu " tolong.... Tolong.... Hentikan.... ". Dengan sisa tenaganya wanita itu memohon ampun kepada laki-laki itu. " JANGAN HARAP ADA AMPUN BUAT LO KARENA SUDAH MERUSAK RENCANA BESAR GUE, ". setelah memberikan hukuman dan peringatan laki-laki itu pergi begitu saja meninggalkan wanita itu dalam kondisi yang tidak baik.Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
1 bab