Pulih
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 7, 2025
WpInfo
Poetry
Sebagaimana api yang padam, air yang mengering, dan rasa yang perlahan menghilang. Segala yang datang akan pergi, dan setiap luka yang terbuka pun punya waktu untuk menutup kembali. Tak apa merasa hampa, tak apa menangis, tak apa berhenti sejenak. Kita semua berhak menepi, berdiam diri, lalu perlahan kembali. Setiap hati punya durasi untuk sembuhnya sendiri. Jangan terburu-buru. Aku, kamu kita akan kembali pulih, pelan-pelan, dengan cara yang lembut, dan mungkin... lebih baik dari sebelumnya.
All Rights Reserved
#60
selfhealing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selagi Bernama Kita
  • Sebelum rumah itu jadi
  • MILLION DIFFERENT WORLDS
  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • Dan Aku Jatuh Dalam Matamu [ COMPLETE ]
  • DEBU
  • KACA (Iqie Story)
  • Di Balik Nama Dirayasa.
  • Ikatan I Oneshoot
  • Shinjitsu No Koi

Setiap jiwa menyimpan rahsia. Ada yang dikuburkan dalam diam, ada yang terbongkar tanpa diduga. Mereka bertemu atas nama takdir, tetapi cinta itu lahir bersama luka yang tidak pernah sembuh. Di antara doa yang terjawab dan kehilangan yang diragut, mereka belajar bahawa kasih tidak sekadar indah, tetapi juga menuntut pengorbanan. Dan saat kebenaran yang disembunyikan itu akhirnya terlerai- adakah cinta mampu bertahan, atau "kita" hanya tinggal nama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines